Pengertian
ERP
·
Seluruh kegiatan bisnis dapat dikoodinasi oleh ERP secara
menyeluruh
·
ERP mengoptimalkan integrasi proses bisnis dalam jumlah banyak
dan membuatnya menjadi lebih otomatis
·
Memudahkan komunikasi dan hubungan bisnis dengan
stakeholder yang berada di luar
·
Mengatur penerimaan dan pemberian informasi dan memperkecil
adanya kesalah pahaman antar manusia (human error)
·
Meningkatkan kualitas produksi dan distribusi produk perusahaan
Sayangnya untuk
mengaplikasikan Enterprise Resource Planning pada perusahaan membutuhkan biaya
yang sangat mahal. Selain itu, beberapa perusahaan tidak terbiasa menggunakan
ERP dan beberapa bagian departemen mengeluh bahwa mereka tidak bisa mengikuti
sistem kerja ERP. Beberapa perusahaan juga sulit untuk melakukan kustomisasi
melalui perangkat ERP. Ini menyebabkan beberapa perusahaan masih enggan untuk
menggunakan ERP dalam membantu proses produksi dan kerja perusahaannya.
ERP
(Enterprise Resource Planning) atau dalam bahasa Indonesia
Perencanaan Sumber Daya Perusahaan adalah sebuah konsep untuk
merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan meliputi dana, manusia,
mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas yang berpengaruh luas mulai
dari manajemen paling atas hingga operasional di sebuah perusahaan agar dapat
dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak
yang berkepentingan (stake holder) atas perusahaan tersebut. Dengan kata
lain ERP yaitu sebuah sistem informasi yang digunakan oleh
sebuah perusahaan barang ataupun jasa yang berguna untuk mengintegrasikan semua
proses jalannya perusahaan dari segala aspek baik proses produksi, proses
operasional, proses distribusi, dan segala proses lainnya dari produk ataupun
jasa dari perusahaan tersebut.
ERP berkembang
dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) yang ber-evolusi
dari Material Requirement Planning yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara
modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan
(inventory), pengapalan, invoice, dan akuntansi perusahaan.
Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis
seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen
kualitas, dan sumber daya manusia.
Menurut Daniel
E. O’Leary sistem ERP memiliki karakteristik sebagai
berikut [WHI-2006]:
·
Sistem ERP adalah
suatu paket perangkat lunak yang didesain untuk lingkungan pelanggan
pengguna server, apakah itu secara tradisional atau berbasis
jaringan.
·
Sistem ERP memadukan
sebagian besar dari proses bisnis.
·
Sistem ERP memproses
sebagian besar dari transaksi perusahaan.
·
Sistem ERP menggunakan
database perusahaan yang secara tipikal menyimpan setiap data sekali saja.
·
Sistem ERP memungkinkan
mengakses data secara waktu nyata (real time).
·
Dalam beberapa hal
sistem ERP memungkinkan perpaduan proses transaksi dan
kegiatan perencanaan.
·
Sistem ERP memungkinkan
penyesuaian untuk kebutuhan khusus perusahaan tanpa melakukan pemrograman
kembali.
ERP merupakan
sistem terintegrasi yang mempunyai tujuan merangkum bisnis proses yang ada
sehingga menjadi satu kolaborasi yang efisien dan efektif dan sistem tersebut
di dukung dengan teknologi informasi dan dapat menghasilkan informasi yang
enunjang perusahaan menjadi lebih kompetitif. Konsep ERP dapat
dijalankan dengan baik, jika didukung oleh seperangkat aplikasi dan
infrastruktur komputer baik software dan hardware sehingga
pengolahan data dan informasi dapat dilakukan dengan mudah dan terintegrasi.
Oleh karena itu, hampir tidak mungkin mewujudkan konsep ERP tanpa
adanya dukungan sistem berbasis computer.
CV. Vermogen Indonesia dengan Core ERP yang diberi nama Vermogen System akan menyediakan ERP
systemyang sangat flexible karena akan disesuaikan (Custom) sesuai dengan kebutuhan dan perlakuan
yang ada di perusahaan anda. Kami juga siap menjadi konsultant SOP di perushaan anda, serta memberikan
segenap kemampuan kami untuk membawa perusahaan anda menjadi lebih besar lagi.
PENGERTIAN ERP
Akhir-akhir ini dunia marak dengan ERP bahkan di indonesia, ERP merupakan salah satu patokan apakah perusahaan tersebut 'bagus' atau 'tidak'. begitulah kata manager saya aka mas gembong. oleh karena itu saya merasa tertarik untuk menelaah lebih jauh lagi tentang ERP, langsung aja XD
ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas yang berpengaruh luas mulai dari manajemen paling atas hingga operasional di sebuah perusahaan agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan (stake holder) atas perusahaan tersebut.
ERP berfungsi mengintegrasikan proses-proses penciptaan produk atau jasa perusahaan, mulai dari pemesanan bahan-bahan mentah dan fasilitas produksi sampai dengan terciptanya produk jadi yang siap ditawarkan kepada pelanggan (Indrajit, Djokopranoto, 2002). Selain itu ERP juga membantu mengintegrasikan data-data didalam organisasi didalam sebuah platform yang umum (ERP Wire, 2006). Menurut Daniel E. O’Leary sistem ERP memiliki karakteristik sebagai berikut [WHI-2006]:
· Sistem ERP adalah suatu paket perangkat lunak yang didesain untuk lingkungan pelanggan pengguna server, apakah itu secara tradisional atau berbasis jaringan.
· Sistem ERP memadukan sebagian besar dari proses bisnis.
· Sistem ERP memproses sebagian besar dari transaksi perusahaan.
· Sistem ERP menggunakan database perusahaan yang secara tipikal menyimpan setiap data sekali saja.
· Sistem ERP memungkinkan mengakses data secara waktu nyata (real time).
· Dalam beberapa hal sistem ERP memungkinkan perpaduan proses transaksi dan kegiatan perencanaan.
· Sistem ERP menunjang sistem multi mata uang dan bahasa, yang sangat diperlukan oleh perusahaan multinasional.
· Sistem ERP memungkinkan penyesuaian untuk kebutuhan khusus perusahaan tanpa melakukan pemrograman kembali.
ERP merupakan sistem terintegrasi yang mempunyai tujuan merangkum bisnis proses yang ada sehingga menjadi satu kolaborasi yang efisien dan efektif dan sistem tersebut di dukung dengan teknologi informasi dan dapat menghasilkan informasi yang enunjang perusahaan menjadi lebih kompetitif.
Konsep ERP dapat dijalankan dengan baik, jika didukung oleh seperangkat aplikasi dan infrastruktur komputer baik software dan hardware sehingga pengolahan data dan informasi dapat dilakukan dengan mudah dan terintegrasi. Oleh karena itu, hampir tidak mungkin mewujudkan konsep ERP tanpa adanya dukungan sistem berbasis komputer. Konsep-konsep dasar ERP, yaitu [OLS–2004]:
· “ERP terdiri atas paket software komersial yang menjamin integrasi yang mulus atas semua aliran informasi di perusahaan, meliputi keuangan, akuntansi, sumber daya manusia, rantai pasok, dan informasi konsumen” (Davenport, 1998).
· “Sistem ERP adalah paket sistem informasi yang dapat dikonfigurasi, yangmengintegrasikan informasi dan proses yang berbasis informasi didalam, dan melintas area fungsional dalam sebuah organisasi” (Kumar dan Van Hillsgerberg, 2000).
· “Satu basis data, satu aplikasi, dan satu kesatuan antarmuka di seluruh enterprise” (Tadjer, 1998).
Konsep-konsep utama ERP tersebut digambarkan dalam satu diagram seperti pada gambar berikut :

Fungsi-fungsi perusahaan yang harus dilibatkan dalam suatu proses ERP meliputi perencanaan bisnis (visi, misi, dan perencanaan strategis), peramalan, proses MRP II (master planning, perencanaan produksi, pembelian, manajemen persediaan, pengendalian aktivitas, dan pengukuran kinerja manufakturing), finansial (payroll, penetapan biaya produksi, hutang, piutang, harga tetap, general ledger), sumber daya manusia, sistem informasi, rekayasa pabrik dan peralatan, dan lain-lain (Gasperz, 2004)
MOdul Operasi di dalam ERP yaitu
>>Modul Operasi
>>Modul akuntansi dan keuangan
>>Modul Sumber Daya Manusia
keuntungan ERP
1. Integrasi data keuangan
2. Integrasi dan standarisasi Proses operasional
3. Integrasi atau standarisasi data dan informasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar